Minggu, 11 April 2010

Penanganan Disgrafia

Penanganan Disgrafia

Ada beberapa tahap penanganannya:

  1. Melatih keterampilan pramenulis :

- Meraih, meraba, memegang,

- Mencari perbedaan, persamaan, berbagai benda, bentuk, warna

- Menelusuri bentuk geometris

- Menghubungkan titik-titik

- Membuat garis horizontal dan vertikal

- Membuat garis lengkung, garis lurus dan lingkaran

- Menyalin bentuk-bentuk sedrhana

  1. Guru dan orang tua menunjukkan huruf yang akan ditulis
  2. Guru menyebutkan nama huruf dan menuliskannya. Seperti menunjukkan cara membuat suatu huuf dengan perlahan-lahan kepada si anak
  3. Anak mengamati huruf-huruf dan membacanya dengan keras dan jelas dengan gerakan tangan dengan mengikuti gerakan guru
  4. Anak menyalin huruf di kertas

Selanjutnya untuk mengeja, dapat dilakukan sebagai berikut :

  1. Guru menuliskan dan mengucapkan sedangkan anak mendengar
  2. Anak menelusuri kata, mengucapkan, kemudian menyalin
  3. Anak menulis tanpa contoh

Strategi untuk menciptakan suasana pembelajaran untuk anak yang urang minat menulis :

  1. Memberi kesempatan pada anak untuk banyak menulis apapun tulisannya itu
  2. Memperbanyak buku latihan yang dapat menarik perhatian anak untuk menulis
  3. berikan dorongan moril untuk anak
  4. Biarkan anak untuk menulis sesuka hatinya tanpa mendikte.

Aziz, Rini.Utami. 2006. Jangan biarkan anak kita berkesulitan belajar. Solo : Tiga serangkai.






Tidak ada komentar:

Posting Komentar